Customizing Matplotlib Styles - 2
Kustomisasi Style, Color Maps, dan Axis Limits pada Matplotlib
Pada materi sebelumnya kita telah mempelajari cara melakukan kustomisasi visualisasi menggunakan Object-Oriented Matplotlib.
Pada materi ini kita akan melanjutkan kustomisasi dengan mempelajari tiga konsep penting:
- Style
- Color Map (
cmap) - Axis Limits (
xlimdanylim)
Ketiga konsep tersebut membantu kita membuat visualisasi yang lebih mudah dibaca dan memfokuskan perhatian pada bagian data yang relevan.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, kita diharapkan dapat:
- Menggunakan style bawaan Matplotlib.
- Memahami konsep color map.
- Menggunakan parameter
cmappada scatter plot. - Memahami hubungan antara
cdancmap. - Mengatur batas sumbu X menggunakan
set_xlim(). - Mengatur batas sumbu Y menggunakan
set_ylim(). - Menggabungkan style, color map, dan axis limits dalam satu visualisasi.
- Membuat visualisasi dengan beberapa subplot menggunakan pendekatan Object-Oriented.
Mengapa Visualisasi Perlu Dikustomisasi?
Grafik yang dibuat dengan pengaturan default sebenarnya sudah dapat digunakan.
Namun, dalam Data Science kita sering ingin:
- menonjolkan pola tertentu,
- membandingkan kelompok data,
- mengurangi area kosong,
- membuat grafik lebih mudah dibaca,
- menjaga konsistensi tampilan,
- dan membantu pembaca memahami informasi penting.
Contohnya:
Data
↓
Visualisasi Default
↓
Kustomisasi
├── Style
├── Color
├── Axis Limits
├── Label
└── Legend
↓
Visualisasi yang lebih informatif
Menggunakan Style pada Matplotlib
Matplotlib memiliki berbagai style bawaan yang dapat digunakan untuk mengubah tampilan visualisasi.
Untuk melihat style yang tersedia:
import matplotlib.pyplot as plt
plt.style.available
Hasilnya berupa daftar style yang tersedia pada versi Matplotlib yang digunakan.
Contohnya dapat mencakup:
default
classic
ggplot
bmh
dark_background
...
Daftar tersebut dapat berbeda antara versi Matplotlib yang berbeda.
Menerapkan Style
Untuk menggunakan salah satu style:
plt.style.use("ggplot")
Contoh:
import matplotlib.pyplot as plt
plt.style.use("ggplot")
plt.plot(
[1, 2, 3, 4],
[10, 20, 15, 30]
)
plt.show()
Style akan memengaruhi tampilan grafik yang dibuat setelah style diterapkan.
Menggunakan Style White Grid
Salah satu style yang sering digunakan untuk visualisasi data adalah style dengan grid.
Misalnya:
plt.style.use("seaborn-v0_8-whitegrid")
Jika style tersebut tersedia pada versi Matplotlib kita, grafik akan menggunakan konfigurasi visual yang sesuai dengan style tersebut.
Perlu diperhatikan bahwa nama style dapat berbeda tergantung versi Matplotlib.
Karena itu, cara yang aman adalah memeriksa:
plt.style.available
terlebih dahulu.
Apa Itu Color Map?
Selain style, kita dapat mengatur bagaimana nilai data direpresentasikan menggunakan warna.
Konsep tersebut disebut Color Map atau sering disingkat:
cmap
Color map adalah pemetaan nilai menjadi warna berdasarkan suatu skema warna.
Contohnya:
Nilai kecil
↓
Warna A
↓
Nilai sedang
↓
Warna B
↓
Nilai besar
↓
Warna C
Color map sangat berguna ketika warna digunakan untuk menyampaikan informasi tambahan dari data.
Parameter cmap
Parameter cmap dapat digunakan pada berbagai jenis visualisasi yang mendukung pemetaan warna.
Contohnya pada scatter plot:
scatter = ax.scatter(
x=over_50["age"],
y=over_50["chol"],
c=over_50["target"],
cmap="winter"
)
Pada kode tersebut terdapat dua parameter penting:
c=over_50["target"]
dan:
cmap="winter"
Keduanya bekerja bersama.
Baca Matplotlib Colormaps: https://matplotlib.org/stable/users/explain/colors/colormaps.html
Memahami Parameter c
Parameter:
c=
digunakan untuk menentukan nilai yang akan digunakan dalam pewarnaan titik.
Contoh:
c=over_50["target"]
berarti warna titik ditentukan berdasarkan nilai pada kolom:
target
Misalnya target memiliki nilai:
0
1
0
1
1
0
maka Matplotlib menggunakan nilai tersebut untuk menentukan warna setiap titik.
Memahami Parameter cmap
Parameter:
cmap="winter"
menentukan skema warna yang digunakan untuk memetakan nilai dari c.
Jadi:
c=over_50["target"]
menentukan:
Data apa yang digunakan untuk menentukan warna?
Sedangkan:
cmap="winter"
menentukan:
Skema warna apa yang digunakan?
Secara konsep:
target
↓
nilai
↓
c
↓
cmap
↓
warna
Contoh Menggunakan Beberapa Color Map
Matplotlib menyediakan berbagai colormap.
Contohnya:
cmap="winter"
atau:
cmap="summer"
atau:
cmap="plasma"
Contoh:
scatter = ax.scatter(
x=over_50["age"],
y=over_50["chol"],
c=over_50["target"],
cmap="plasma"
)
Kita dapat mengganti nama colormap sesuai kebutuhan.
Untuk melihat colormap yang tersedia pada versi Matplotlib kita, dapat menggunakan:
plt.colormaps()
Kemudian kita dapat memilih colormap yang sesuai.
Colormap untuk Data Kategorikal dan Kontinu
Pemilihan colormap sebaiknya disesuaikan dengan jenis data.
Data Kategorikal
Jika warna digunakan untuk membedakan kategori seperti:
0 = Tidak
1 = Ya
kita sebenarnya sedang menggunakan warna untuk membedakan kategori.
Untuk data kategorikal, colormap diskrit atau warna yang berbeda antar kategori sering lebih mudah dipahami daripada gradasi yang seolah-olah menunjukkan urutan kontinu.