Skip to main content

Control Structures

Control Structures (Struktur Kontrol) digunakan untuk mengatur alur eksekusi program berdasarkan kondisi tertentu atau menjalankan kode secara berulang.

Dalam JavaScript, struktur kontrol yang paling sering digunakan antara lain:

  • if
  • else if
  • else
  • for...of

Konsep ini sangat penting dalam React karena digunakan untuk membuat Conditional Rendering dan Rendering Lists.


Pernyataan Kondisional

Pernyataan kondisional digunakan ketika program perlu mengambil keputusan berdasarkan suatu kondisi.

JavaScript menyediakan:

  • if
  • else if
  • else

if Statement

if digunakan untuk menjalankan blok kode hanya jika kondisi bernilai true.

Sintaks dasar:

if (kondisi) {
// kode yang dijalankan
}

Contoh:

const age = 20;

if (age >= 18) {
console.log("Anda sudah dewasa.");
}

Output:

Anda sudah dewasa.

Jika kondisi bernilai false, kode di dalam blok if tidak akan dijalankan.


else if

else if digunakan ketika kita ingin memeriksa kondisi tambahan jika kondisi sebelumnya bernilai false.

Contoh:

const password = "hello";

if (password === "Hello") {
console.log("Akses diterima!");
} else if (password === "hello") {
console.log("Akses diterima (huruf kecil)!");
}

Output:

Akses diterima (huruf kecil)!

else

else digunakan sebagai kondisi terakhir atau fallback ketika semua kondisi sebelumnya bernilai false.

Contoh:

const password = "12345";

if (password === "Hello") {
console.log("Akses diterima!");
} else if (password === "hello") {
console.log("Akses diterima (huruf kecil)!");
} else {
console.log("Akses ditolak!");
}

Output:

Akses ditolak!

Contoh Lengkap if, else if, dan else

const score = 75;

if (score >= 90) {
console.log("Nilai A");
} else if (score >= 80) {
console.log("Nilai B");
} else if (score >= 70) {
console.log("Nilai C");
} else {
console.log("Nilai D");
}

Output:

Nilai C

JavaScript akan mengevaluasi kondisi dari atas ke bawah.

Begitu menemukan kondisi yang bernilai true, blok tersebut dijalankan dan cabang berikutnya tidak dijalankan.


for...of Loop

for...of digunakan untuk melakukan perulangan terhadap setiap elemen dalam sebuah Array atau objek iterable lainnya.

Sintaks dasar:

for (const item of array) {
// kode yang dijalankan
}

Contoh for...of

Misalnya kita memiliki array:

const hobbies = ["Sports", "Cooking", "Reading"];

Kita dapat menampilkan setiap elemen menggunakan for...of.

for (const hobby of hobbies) {
console.log(hobby);
}

Output:

Sports
Cooking
Reading

Pada setiap iterasi, variabel hobby akan berisi satu elemen dari array.


Cara Kerja for...of

Misalnya terdapat array:

const hobbies = ["Sports", "Cooking"];

Perulangan:

for (const hobby of hobbies) {
console.log(hobby);
}

secara sederhana akan bekerja seperti:

Iterasi 1 → hobby = "Sports"
Iterasi 2 → hobby = "Cooking"

Setelah seluruh elemen selesai diproses, perulangan berhenti.


for...of dengan Kondisi

Kita juga dapat menggabungkan for...of dengan if.

Contoh:

const numbers = [1, 2, 3, 4, 5];

for (const number of numbers) {
if (number % 2 === 0) {
console.log(number);
}
}

Output:

2
4

Pada contoh tersebut:

  1. for...of mengambil setiap angka.
  2. if memeriksa apakah angka tersebut habis dibagi 2.
  3. Hanya angka yang memenuhi kondisi yang ditampilkan.

for...of vs map()

Dalam JavaScript, for...of dan map() sama-sama dapat digunakan untuk bekerja dengan Array, tetapi memiliki tujuan yang berbeda.

for...ofmap()
Digunakan untuk melakukan iterasiDigunakan untuk melakukan transformasi
Tidak otomatis menghasilkan array baruMenghasilkan array baru
Cocok untuk menjalankan suatu aksiCocok untuk mengubah setiap elemen
Sering digunakan pada logika umumSangat sering digunakan untuk rendering list di React

Contoh for...of:

for (const hobby of hobbies) {
console.log(hobby);
}

Contoh map():

const editedHobbies = hobbies.map(
hobby => hobby + "!"
);

Control Structures dalam React

Konsep struktur kontrol sangat penting ketika membangun aplikasi React.

Conditional Rendering

React sering membutuhkan kondisi untuk menentukan apakah suatu komponen harus ditampilkan.

Contoh:

function App({ isLoggedIn }) {
if (isLoggedIn) {
return <h1>Selamat datang!</h1>;
}

return <h1>Silakan login.</h1>;
}

Komponen yang ditampilkan akan bergantung pada nilai isLoggedIn.


Rendering List

Untuk menampilkan daftar data dalam React, kita biasanya menggunakan map().

Contoh:

const hobbies = ["Sports", "Cooking", "Reading"];

function HobbyList() {
return (
<ul>
{hobbies.map((hobby) => (
<li key={hobby}>{hobby}</li>
))}
</ul>
);
}

Hasilnya adalah daftar <li> yang dibuat secara dinamis berdasarkan isi array.


Poin Penting

if

Digunakan untuk menjalankan kode berdasarkan kondisi.

if (condition) {
// kode
}

else if

Digunakan untuk memeriksa kondisi tambahan.

if (condition1) {
// kode
} else if (condition2) {
// kode
}

else

Digunakan sebagai kondisi terakhir jika semua kondisi sebelumnya false.

if (condition) {
// kode
} else {
// fallback
}

for...of

Digunakan untuk mengiterasi setiap elemen Array.

for (const item of items) {
// kode
}

Kesimpulan

Control Structures memungkinkan program mengambil keputusan dan menjalankan kode secara berulang.

Konsep utama yang perlu dipahami adalah:

  • if, else if, dan else → untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi.
  • for...of → untuk melakukan iterasi terhadap setiap elemen Array.

Dalam React, konsep ini menjadi dasar untuk membuat Conditional Rendering dan Rendering Lists, dua pola yang sangat sering digunakan ketika membangun aplikasi React.