Tutorial Spring Boot MVC CRUD
Pada artikel kali ini kita akan membangun aplikasi CRUD (Create, Read, Update, Delete) menggunakan arsitektur Spring Boot MVC dengan menggunakan database MySQL.
Pada artikel kali ini kita akan membangun aplikasi CRUD (Create, Read, Update, Delete) menggunakan arsitektur Spring Boot MVC dengan menggunakan database MySQL.
Pada tutorial ini, kita akan membuat Dynamic Layout menggunakan Spring Boot MVC dan Thymeleaf. Teknik ini memungkinkan kita memiliki satu kerangka (layout) utama (seperti Header, Footer, Sidebar dll.) dan hanya mengganti bagian kontennya saja untuk setiap halaman berbeda.
Pengelolaan library frontend (seperti CSS frameworks, JavaScript libraries, atau font libraries) dalam ekosistem Java / Spring (khususnya Spring Boot MVC) sering kali menimbulkan beberapa masalah.
Dalam ekosistem Spring Data JPA, ketiga interface ini merupakan tingkatan (hierarki) yang saling mewarisi satu sama lain. Pemilihan di antara ketiganya bergantung pada seberapa kompleks fitur yang Anda butuhkan untuk aplikasi Anda.
Berikut adalah penjelasan rinci mengenai perbedaan ketiganya:
Menggunakan @JsonNaming di Spring Boot (tepatnya pada kelas model yang digunakan untuk serialisasi dan deserialisasi JSON oleh Jackson, yang merupakan default di Spring Boot) sangat penting untuk mengatur bagaimana nama properti Java (misalnya, firstName) dipetakan ke nama field dalam payload JSON (misalnya, first_name).
Pada project-project Springboot sebelumnya, ketika melakukan Respose REST API find all untuk menampilkan semua data, biasanya kita menggunakan return Collection misalnya List. Cara ini tidak salah tapi bukan merupakan best practice apabila data yang dipanggil dalam jumlah yang banyak, misal datanya ada 1 juta, maka data tersebut akan dipanggil semua. Tentunya cara ini tidak efisien dan akan membuat aplikasi kita menjadi lambat.
Pada tutorial ini, kita akan membuat aplikasi Spring Boot CRUD (Create, Read, Update, Delete) seperti pada tutorial sebelumnya. Jika pada tutorial sebelumnya kita melakukan mapping untuk konversi DTO ke Entity atau sebaliknya masih menggunakan cara manual, tutorial kita menggunakan generator mapper Mapstruct.
Pada tutorial ini, kita akan membuat aplikasi Spring Boot CRUD (Create, Read, Update, Delete) menggunakan MySQL sebagai database. Kita akan menggunakan Java record sebagai DTO (Data Transfer Object) untuk mentransfer data antara client dan server.
Spring Boot 🍃 adalah salah satu framework paling populer untuk membangun API RESTful dan Microservices di Java. Spring Boot menyederhanakan pengembangan aplikasi Java dengan menyediakan environtment yang telah dikonfigurasi sebelumnya, menyederhanakan penulisan kode, dan memastikan scalability dan maintainability.
👋 Hi Guys.. pada tutorial kali ini kita akan membangun aplikasi Spring Boot sederhana, dengan fitur REST API sederhana dengan menggunakan database H2. Project yang akan dibuat sederhana saja, tidak menggunakan banyak layer cukup layer Controller -> Repository -> Database. Jadi tutorial kali ini sebenarnya bukan best practice, tapi hanya untuk pembuatan project REST API sederhana 💪.