Install Armbian Linux di STB HG680-P
Ingin punya server Linux sendiri dengan modal di bawah 200 ribu rupiah? Menggunakan STB HG680-P adalah solusinya. Dalam panduan ini, saya akan membagikan cara termudah menginstal Armbian (berbasis Ubuntu/Debian) pada STB HG680-P agar bisa berjalan melalui MicroSD. Tanpa perlu PC spek tinggi, kita sudah bisa menjalankan server 24 jam yang hemat listrik. Mari kita mulai prosesnya!
π± STB HG680-Pβ

STB HG680-P adalah perangkat Set Top Box berbasis Android yang sangat populer di kalangan komunitas pengoprek (oprekers) di Indonesia. Perangkat ini aslinya merupakan perangkat standar yang digunakan oleh penyedia layanan TV kabel (seperti Ind*Hom* atau MyR*p*bl*c) untuk memberikan akses siaran TV digital dan layanan streaming ke pelanggan. Untuk mendapatkan barang ini kita bisa mencarinya di Marketplace, dengan harganya sangat terjangkau (biasanya di bawah Rp200.000).
π€ Kelebihan STB HG680-Pβ
- Harga Murah: Di pasar barang bekas atau marketplace, harganya sangat terjangkau dibanding menggunakan Raspberry Pi.
- Dukungan Komunitas Kuat: Karena menggunakan chip Amlogic, banyak pengembang yang membuat image Linux khusus (Armbian, OpenWRT, CoreELEC) untuk perangkat ini.
- Hemat Listrik: Konsumsi dayanya sangat kecil (biasanya di bawah 10 Watt), sehingga cocok dinyalakan 24 jam sebagai server.
π€ Armbianβ
Armbian adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang khusus untuk perangkat dengan arsitektur prosesor ARM (seperti yang ada pada STB HG680-P, Raspberry Pi, dan berbagai Single Board Computer lainnya).
πͺ Kegunaan STB HG680-P Setelah Diinstal Armbianβ
Setelah diinstal Armbian, HG680-P tidak lagi hanya berfungsi untuk nonton TV, tapi bisa berubah menjadi:
- Pi-hole / AdGuard Home: Untuk memblokir iklan di seluruh jaringan Wi-Fi rumah.
- Home Assistant: Otomasi rumah pintar (smart home).
- Server (contoh Web Server / Database Server): Untuk belajar pemrograman atau menjalankan website pribadi.
- NAS (Network Attached Storage): Media penyimpanan data yang bisa diakses dari HP atau Laptop di rumah.
- Bot Telegram / Discord: Menjalankan script bot otomatis 24 jam.
β Persiapanβ
1οΈβ£ Persiapan Perangkatβ
- STB HG680-P: Pastikan perangkat sudah dalam kondisi rooted #οΈβ£, jika belum diroot ikuti langkah no 2οΈ.
- Media Penyimpanan: MicroSD Card minimal 8GB (atau bisa juga mengguanakan Flashdisk berkualitas tinggi). Sediakan juga Card Reader untuk menghubungkan SD Card ke Laptop/PC.
- Software Flashing: Rufus atau balenaEtcher.
- Image Armbian: Download image terbaru (misalnya basis Ubuntu Noble/25.11) dari repositori terpercaya seperti Ophub GitHub atau sumber lain yang terpercaya.
- Kabel LAN untuk koneksi STB HG680-P ke modemn.
2οΈβ£ Unlocking STB HG680-P (Burning Firmware Unlock) πβ
Jika STB HG680-P belum dalam kondisi unlocked/rooted (masih menggunakan firmware asli/stock), kita tidak bisa langsung melakukan booting dari MicroSD π₯Ή. Kita harus membuka proteksi bootloader (Unlocked π) terlebih dahulu agar STB bisa membaca sistem operasi lain (Armbian).
-
Siapkan Tools:
- PC/Laptop Windows dan monitor HDMI.
- Kabel USB Male to Male.
- Firmware Unlock: Cari firmware
.imgyang sudah "unlocked" untuk HG680-P (umumnya berbasis Android 6.0) di internet. Atau bisa Download di sini β¬οΈ. - Install Software Amlogic USB Burning Tool (Gunakan versi 2.1.6 atau yang lebih baru).
Jika digabung dengan nomor 1, file yang telah disiapkan sebagai berikut:

-
Proses Burning
- Buka USB Burning Tool, import file firmware
.img. - Klik Start.
- Dalam keadaan mati, hubungkan STB ke PC menggunakan kabel USB Male-to-Male (gunakan port USB 2 yang dekat slot MicroSD). Perhatian: pada saat mencolokan kabel USB ke STB harus besamaan dengan menekan tombol Power On pada STB (cara ini agar STB bisa terdeteksi oleh USB Burning Tool).
- Jika masih tidak terdeteksi, anda harus melakukan Short Pin (menghubungkan dua titik di motherboard STB dengan pinset saat kabel USB dicolokkan).
- Tunggu hingga status "100% Burning Successful", lalu klik Stop.
- Buka USB Burning Tool, import file firmware

Sampai tahap ini STB HG680-P sudah dalam kondisi unlocked/rooted. Selanjutnya masuk ketahap install Armbian.
π€π² Install Armbian di STB HG680-Pβ
Menginstal Armbian pada STB HG680-P sebenarnya caranya mudah. Berikut adalah langkah-langkah step-by-step untuk instalasinya:
1οΈβ£ Download Armbianβ
Untuk STB HG680-P, versi Armbian yang paling kompatibel dan direkomendasikan adalah versi komunitas yang dikelola oleh Ophub.
Berikut adalah detail versinya:
1. Rekomendasi Versi Stabil
Pada saat artikel ini dibuat berikut versi stabil Armbian:
- Armbian (Noble): Berbasis Ubuntu 24.04 LTS yang sangat stabil untuk penggunaan jangka panjang.
- Armbian (Bookworm): Berbasis Debian 12, cocok jika Anda menginginkan sistem yang sangat ringan untuk server IOT atau Pi-hole.
- Kernel: Gunakan image dengan Kernel 6.1.x untuk kernel LTS yang lebih stabil atau yang lebih baru (seperti v6.12 pada awal 2026) untuk dukungan perangkat keras yang lebih baik.
2. Sumber Download (Repository)
Sangat disarankan mengambil image dari repositori Ophub GitHub (amlogic-s9xxx-armbian) karena rutin diupdate dan memiliki fitur autodetect DTB yang lebih baik untuk keluarga Amlogic.
3. Tips Memilih Image
- Server vs Desktop: Untuk HG680-P, sangat disarankan menggunakan versi Server (CLI) agar performa tetap ringan, mengingat RAM perangkat ini terbatas (hanya 2GB).
- Fitur WiFi: Pastikan memilih build yang mencantumkan "WiFi On" atau "Support B860H/HG680P" jika Anda berencana menggunakan koneksi nirkabel tanpa adaptor tambahan.
- Format File: Cari file dengan nama yang mengandung
s905xdanarm64, contoh formatnya:Armbian_26.02.0_amlogic_s905x_bookworm_6.1.159_server_2026.01.01.img.gz.
Dengan menggunakan versi 25.05 ke atas, kita mendapatkan peningkatan stabilitas pada pembacaan media penyimpanan seperti SSD melalui port USB.
Pada tutorial ini saya menggunakan Armbian Armbian_26.02.0_amlogic_s905x_bookworm_6.1.159_server_2026.01.01.img.gz yang di download pada link: https://github.com/ophub/amlogic-s9xxx-armbian/releases/tag/Armbian_bookworm_arm64_server_2026.01
2οΈβ£ Flashing Imageβ
Sekarang kita akan flashing image Armbian ke SDCard:
- Colokan Micro SDCard ke PC/Laptop.
- Extract
Armbian_26.02.0_amlogic_s905x_bookworm_6.1.159_server_2026.01.01.img.gz, dari hasil extract akan menghasilkan file imageArmbian_26.02.0_amlogic_s905x_bookworm_6.1.159_server_2026.01.01.img. - Buka Rufus di PC anda.
- Pilih file image Armbian yang sudah extract (
.img). - Pilih target drive (MicroSD).
- Klik Start dan tunggu hingga proses selesai.

Jika sudah selesai eject Micro SD.
π Booting Pertama Kaliβ
- Masukkan MicroSD ke slot STB HG680-P.
- Hubungkan STB ke monitor (HDMI) dan mouse melaui port USB STB, dan hubungkan kabel LAN ke router untuk akses jarak jauh.
- Nyalakan STB, biasanya booting pertama kali tidak otomatis booting ke Linux Armbian, melainkan booting ke Android STB.

- Pada menu Android STB, cari aplikasi Terminal Emulator, kemudian ketik perintah:
su
reboot update

-
STB akan restart dan mulai membaca sistem Armbian dari MicroSD. Jika masuk kedalam terminal login masukan default username:
rootdan default password:1234. -
Selanjutnya tinggal konfigurasi system Armbian Linux. Beberapa konfigurasi yang bisa dilakukan:
- Ganti Password Root: Selalu ganti password default saat pertama kali login.
- Cek IP Address: Jalankan perintah
hostname -Iuntuk tahu alamat IP server baru Anda agar bisa di-remote via SSH.

Instalasi Armbian Berhasil! STB kita sekarang memiliki fungsi penuh sebagai mini PC Linux. Langkah selanjutnya kita tinggal eksplorasi lebih dalam lagi. Kita bisa membuat self-hosting, home server, file server dll.
- Akses Terminal: Setelah berhasil masuk Armbian, gunakan aplikasi PuTTY atau Terminal Shell seperti PowerSheel di PC untuk remote via SSH agar lebih nyaman melakukan konfigurasi.
- Pendingin: HG680-P cenderung panas saat menjalankan Linux secara intensif. Pastikan sirkulasi udara baik atau tambahkan heatsink/fan kecil jika digunakan sebagai server 24 jam.