Package & Import
Package digunakan untuk mengelompokkan class, function, variable, dan file Kotlin agar kode program menjadi lebih terorganisir.
Sedangkan Import digunakan untuk menggunakan class, function, atau object yang berada di package lain.
Dengan package dan import, project yang besar dapat dibagi menjadi beberapa bagian sehingga lebih mudah dikelola.
Package
Package adalah namespace yang digunakan untuk mengelompokkan kode.
Contoh:
package com.example
fun sayHello() {
println("Hello World")
}
Pada contoh tersebut:
package com.example
menunjukkan bahwa file Kotlin tersebut berada di package:
com.example
Membuat Package
Misalnya kita memiliki struktur project:
src
└── main
└── kotlin
└── com
└── example
├── Main.kt
└── Greeting.kt
File Greeting.kt dapat berisi:
package com.example
fun sayHello() {
println("Hello World")
}
Sedangkan Main.kt:
package com.example
fun main() {
sayHello()
}
Karena kedua file berada pada package yang sama:
com.example
function sayHello() dapat digunakan tanpa import.
Package yang Berbeda
Misalnya kita memiliki dua package:
com.example
com.example.util
File:
Greeting.kt
berada di:
com.example.util
Isinya:
package com.example.util
fun sayHello() {
println("Hello World")
}
Kemudian kita memiliki file:
Main.kt
yang berada di package:
com.example
package com.example
fun main() {
sayHello()
}
Kode tersebut tidak dapat langsung menggunakan sayHello() karena function tersebut berada di package berbeda.
Kita membutuhkan import.