Function
Sebelumnya kita sudah mengenal sebuah function yang wajib dibuat agar program Kotlin bisa berjalan, yaitu function main. Function adalah sebuah blok kode yang sengaja dibuat dalam program agar bisa digunakan berulang-ulang. Cara membuat function di Kotlin sangat sederhana, hanya dengan menggunakan kata kunci fun lalu diikuti dengan nama function nya dan blok kode isi function nya. Setelah membuat function, kita bisa mengeksekusi function tersebut dengan memanggilnya menggunakan kata kunci nama function nya.
Kotlin Function
Function adalah blok kode yang digunakan untuk menjalankan tugas tertentu. Function membantu kita mengelompokkan kode berdasarkan fungsi atau tugasnya sehingga program menjadi lebih terstruktur dan mudah digunakan kembali.
Dalam Kotlin, function dibuat menggunakan keyword fun.
Membuat Function
Sintaks dasar untuk membuat function:
fun namaFunction() {
// kode yang akan dijalankan
}
Contoh:
fun helloFunction() {
println("Hello World")
}
Pada contoh tersebut:
funadalah keyword untuk membuat function.helloFunctionadalah nama function.()digunakan untuk parameter function. Pada contoh ini belum terdapat parameter.{ }adalah body function.println("Hello World")adalah kode yang akan dijalankan ketika function dipanggil.
Memanggil Function
Function yang sudah dibuat harus dipanggil agar kode di dalamnya dijalankan.
Contoh:
fun helloFunction() {
println("Hello World")
}
fun main() {
helloFunction()
}
Output:
Hello World
Pemanggilan function dilakukan dengan menuliskan nama function diikuti tanda kurung:
helloFunction()
Function dengan Nama yang Berbeda
Kita dapat membuat beberapa function dengan nama yang berbeda.
Contoh:
fun helloFunction() {
println("Hello World")
}
fun helloFunction2() {
println("Hello Bro")
}
Masing-masing function memiliki tugasnya sendiri.
Function pertama:
helloFunction()
akan menghasilkan:
Hello World
Sedangkan function kedua:
helloFunction2()
akan menghasilkan:
Hello Bro
Memanggil Beberapa Function
Beberapa function dapat dipanggil dari dalam function main().
Contoh:
fun helloFunction() {
println("Hello World")
}
fun helloFunction2() {
println("Hello Bro")
}
fun main() {
helloFunction()
helloFunction2()
}
Output:
Hello World
Hello Bro
Urutan pemanggilan function menentukan urutan output program.
Kode:
helloFunction()
helloFunction2()
akan menjalankan helloFunction() terlebih dahulu, kemudian helloFunction2().
Function dengan Single Expression
Kotlin memiliki cara penulisan function yang lebih singkat untuk function yang hanya memiliki satu expression.
Contoh function biasa:
fun helloFunction2() {
println("Hello Bro")
}
Function tersebut dapat ditulis lebih singkat menjadi:
fun helloFunction2() = println("Hello Bro")
Cara penulisan tersebut disebut Single Expression Function.
Contoh Program
Berikut contoh program lengkap:
fun helloFunction() {
println("Hello World")
}
fun helloFunction2() = println("Hello Bro")
fun main() {
helloFunction()
helloFunction2()
}
Output:
Hello World
Hello Bro
Kesimpulan
Function dalam Kotlin dibuat menggunakan keyword fun.
Contoh function:
fun helloFunction() {
println("Hello World")
}
Function dipanggil dengan:
helloFunction()
Kotlin juga menyediakan penulisan function yang lebih singkat menggunakan Single Expression Function:
fun helloFunction2() = println("Hello Bro")
Dengan menggunakan function, kode program dapat dibuat lebih terstruktur, rapi, mudah dibaca, dan dapat digunakan kembali.