Skip to main content

Otomatisasi GitHub: Cara Menutup Issue Secara Otomatis Saat Merge Pull Request (Cara Web & CLI)

· 4 min read
Ucup TopekoX
Ucup TopekoX
TimposuLabs creator

Github

Pernahkah Anda lupa menutup issue di GitHub setelah fitur selesai dikerjakan? Manajemen proyek secara manual seperti ini sering kali menyita waktu, terutama saat proyek Anda mulai berkembang.

Kabar baiknya, GitHub memiliki fitur bawaan bernama Closing Keywords. Dengan fitur ini, Anda cukup menghubungkan Pull Request (PR) ke issue terkait, dan GitHub akan otomatis menutup issue tersebut begitu kode Anda di-merge ke branch utama (main).

Artikel ini akan membahas langkah konkret alur kerja (workflow) ini melalui dua cara: lewat antarmuka Web GitHub dan lewat terminal menggunakan GitHub CLI.

Apa itu Closing Keywords?​

GitHub mendeteksi kata-kata kunci tertentu di dalam deskripsi Pull Request atau pesan commit untuk memicu otomatisasi ini. Beberapa kata kunci yang didukung antara lain:

  • closes, close, closed
  • fixes, fix, fixed
  • resolves, resolve, resolved

Format penulisannya sangat sederhana: [Kata Kunci] #[Nomor Issue]. Contohnya: Closes #12.

Metode 1: Menggunakan Web GitHub & Git Lokal​

Cara ini adalah metode standar yang paling sering digunakan melalui kombinasi terminal lokal dan browser.

Langkah 1: Buat Issue Baru di GitHub​

  1. Masuk ke repositori Anda di GitHub.
  2. Klik tab Issues > tombol New Issue.
  3. Isi judul dan deskripsinya (misal: Fitur Halaman Login), lalu klik Submit new issue.
  4. Catat Nomor Issue yang muncul di sebelah judul (contoh: #12).

Langkah 2: Buat Branch Baru di Komputer Anda​

Buka terminal proyek Anda, pastikan branch utama Anda sudah yang paling update, lalu buat branch baru khusus untuk fitur tersebut:

git checkout main
git pull origin main
git checkout -b feature/issue-12-login

Langkah 3: Coding, Commit, dan Push​

Setelah selesai menulis kode untuk fitur baru tersebut, simpan perubahan Anda dan kirim branch ke GitHub:

git add .
git commit -m "Mengembangkan desain dan logika halaman login"
git push origin feature/issue-12-login

Langkah 4: Buat Pull Request dengan Closing Keyword​

  1. Buka repositori Anda di web GitHub, klik tombol Compare & pull request yang muncul di bilah kuning.
  2. Di kolom Description, ketik kata kunci otomatisasinya:
    Mengimplementasikan halaman login dengan validasi email.

    Closes #12
  3. Klik Create pull request.
tip

Kata kunci lain yang didukung: closes, close, closed, fixes, fix, fixed, resolves, resolve, resolved.

Langkah 5: Merge Pull Request​

Klik tombol hijau Merge pull request lalu konfirmasi. Begitu proses merge selesai, silakan cek kembali tab Issues. Anda akan melihat bahwa Issue #12 telah otomatis berubah status menjadi Closed dengan keterangan bahwa issue tersebut ditutup melalui PR Anda.

Metode 2: Lebih Cepat Menggunakan GitHub CLI (gh)​

Jika Anda lebih suka bekerja tanpa berpindah dari terminal ke browser, GitHub CLI (gh) adalah solusi terbaik. Alur kerjanya menjadi jauh lebih ringkas.

Langkah 1: Buat Issue Langsung dari Terminal​

Jalankan perintah berikut untuk membuat issue baru:

gh issue create --title "Fitur Halaman Login" --body "Implementasi validasi email."

GitHub CLI akan menampilkan nomor issue yang berhasil dibuat (misal: #12).

Langkah 2: Buat Branch dan Selesaikan Fitur​

Sama seperti metode pertama, buat branch baru dan lakukan commit setelah coding selesai:

# Buat branch
git checkout -b feature/issue-12-login

# (Proses Coding)

# Commit perubahan
git commit -am "Selesai mengembangkan logika halaman login"

Langkah 3: Buat Pull Request Lewat CLI​

Unggah branch sekaligus buat PR langsung dengan menyisipkan parameter --body yang berisi kata kunci penutup:

gh pr create --title "Fitur Halaman Login" --body "Closes #12" --base main

Langkah 4: Merge PR untuk Menutup Issue Otomatis​

Terakhir, lakukan merge PR langsung dari branch aktif Anda saat ini dengan perintah:

gh pr merge --merge --delete-branch

Tips: Flag --delete-branch di atas berfungsi untuk langsung menghapus branch fitur di GitHub setelah sukses di-merge agar repositori Anda tetap bersih.

Kesimpulan​

Otomatisasi ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga menjaga riwayat manajemen proyek (project management history) Anda tetap rapi karena setiap fitur yang digabungkan akan langsung terdokumentasi terikat dengan issue yang mendasarinya.

Bagi Anda yang menyukai efisiensi, menggunakan GitHub CLI akan memotong banyak langkah manual. Namun, baik cara Web maupun CLI, keduanya menggunakan prinsip dasar yang sama: memanfaatkan kekuatan Closing Keywords.