Skip to main content

Cara Install OpenClaw

· 4 min read
Ucup TopekoX
Ucup TopekoX
TimposuLabs creator

Ingin punya asisten AI yang bisa diakses via WhatsApp atau Telegram tapi tetap berjalan di server sendiri? OpenClaw adalah jawabannya. Sebagai runtime asisten AI yang ringan dan modular, OpenClaw memberikan kebebasan bagi kita untuk memilih model LLM sendiri, mulai dari Anthropic, Google, OpenAI hingga model lokal.

OpenClaw logo

Cara kerja OpenClaw

OpenClaw adalah Gateway (jembatan) yang menghubungkan model kecerdasan buatan / AI Agent (seperti Claude, OpenAI, Gemini atau model lokal via Ollama) dengan berbagai platform pesan yang biasa kita gunakan setiap hari (seperti Telegram, Whatsapp, Discord dll).

Assitant AI Flow

Dukungan AI Model

OpenClaw mendukung banyak jenis AI Model (Anthropic, OpenAI, Google, dll), untuk daftar lengkapnya silahkan kunjungi link ini: https://docs.openclaw.ai/providers.

Dukungan Chat Channel

OpenClaw mendukung banya jenis Chat Tool (WhatsApp, Telegram, Discord, dll), untuk daftar lengkapnya silahkan kunjungi link ini: https://docs.openclaw.ai/channels

Keunggulan OpenClaw

  • Bisa menjalankan perintah terminal dan mengelola file lokal yang ada di komputer (mengoperasikan komputer, cek email, browsing dll).
  • Kendali penuh karena diinstal di server sendiri (Self-hosted).
  • Bebas Vendor, bisa berganti model AI kapan saja tanpa mengubah konfigurasi chat.
  • Multi-Platform, satu asisten untuk berbagai aplikasi pesan sekaligus.
  • Otomatisasi, cocok untuk monitoring server atau manajemen proyek via chat.
  • Bisa kustom persona dari model AI nya.

Setup Telegram

Untuk Chat Channel di sini saya menggunakan Telegram karena konfigurasinya relatif lebih gampang.

  1. Buka aplikasi Telegram dan cari @BotFather.
  2. Ketik perintah /newbot.
  3. Ikuti instruksi: beri nama untuk bot Anda dan username (harus diakhiri dengan kata bot, contoh: Ucup_bot).
  4. Simpan HTTP API Token yang diberikan oleh BotFather. Token ini sangat rahasia.

Telegram

Install OpenClaw

Sebelum instal OpenClaw pastikan sudah memenuhi prasyarat sistem yang dibutuhkan:

  • Node.js: Versi 20 atau lebih baru (LTS sangat disarankan).
  • pnpm: OpenClaw menggunakan pnpm untuk manajemen paket yang lebih efisien.
  • Git: Untuk menduplikasi repository.
  • Python & Build Tools: Diperlukan untuk kompilasi beberapa modul native (terutama jika Anda di Linux/macOS).
info

Pada tutorial ini menggunakan sistem operasi Linux Debian, untuk sistem operasi lain silahkan menyesuaikan.

https://docs.openclaw.ai/install

  1. Buka terminal jalankan script:
curl -fsSL https://openclaw.ai/install.sh | bash

Ikuti petunjuknya untuk konfigurasi OpenClaw step by step.

  1. Pilih model AI yang diinginkan.
  2. Pada bagian Select Channel masukan token Telegram yang sudah dibuat sebelumnya.

Menggunakan OpenClaw

  • Untuk melihat status OpenClaw jalankan perintah:
openclaw status
  • Pairing Telegram dengan OpenClaw: Buka Telegram kemudian chat ke bot yang sudah dibuat t.me/<nama_bot>, jalankan perintah /start nanti akan akan diberikan kode pairing, contoh kode 7KTWLWDE, kemudian jalankan di terminal OpenClaw:
openclaw pairing approve telegram 7KTWLWDE
  • Biasanya diawal OpenClaw gateway belum terinstal:
openclaw gateway install
  • Menjalankan dan menghentikan OpenClaw
openclaw gateway start

openclaw gateway stop
  • Membuka menu konfigurasi interaktif:
openclaw configure
  • Melihat log:
openclaw logs --follow

Konfigurasi melalui Chat Bot Telegram

Setelah sukses pairing kita bisa menggunakan Chat Bot di Telegram, selanjutnya kita bisa menggunakan beberapa konfigurasi, misalkan mengatur nama, perilaku atau persona-nya.

Agen Workspace

Workspace merupakan tempat dimana file-file yang digunakan oleh OpenClaw mislanya menyimpan konfigurasi, kredensial, dan sesi disimpan di ~/.openclaw/. Kita bisa melakukan backup terhadap Workspace ini.

https://docs.openclaw.ai/concepts/agent-workspace#agent-workspace

Fitur OpenClaw

Berikut adalah fitur-fitur utama OpenClaw:

  • Eksekusi Tugas Otonom: Tidak hanya memberikan saran teks, OpenClaw dapat melakukan tindakan nyata seperti mengoperasikan komputer, membaca dan menulis file, serta menggunakan aplikasi secara langsung.
  • Navigasi Web & Interaksi Sistem: Agen ini mampu menjelajahi situs web menggunakan protokol seperti Chrome DevTools, mengakses sumber daya lokal, dan menjalankan skrip sistem.
  • Memori Persisten & Ringkasan Konteks: Memiliki kemampuan untuk menyimpan riwayat interaksi dan membuat ringkasan agar tetap relevan dengan konteks tugas yang sedang dikerjakan.
  • Integrasi Platform Chat: Dapat dihubungkan dengan antarmuka pihak ketiga seperti Telegram atau WhatsApp untuk memberikan instruksi melalui chat.
  • Ekosistem Ekstensi: Mendukung lebih dari 50 integrasi resmi untuk mengotomatiskan alur kerja di GitHub, kontrol perangkat smart home, hingga pembaruan teknis.
  • Keamanan & Izin Pengguna: Menyediakan fitur kontrol di mana agen akan meminta izin pengguna sebelum menjalankan perintah yang dianggap sensitif.
  • Fleksibilitas Model AI: Mendukung penggunaan berbagai model bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT atau Claude dari Anthropic sebagai otak penggeraknya.
  • Opsi Deployment: Dapat diinstal secara lokal pada komputer (seperti Mac Mini) atau di server cloud melalui penyedia seperti Hostinger VPS, AWS, atau DigitalOcean